Aku, ibuku dan Mimpi yang Terinjak
07.53
Kertas yang kau harapkan
kulukiskan dengan kebahagiaan
Kini telah kusam, rapuh dan menindih mimpi-mimpimu
Bukan aku yang merusaknya ibu,
sungguh itu bukan aku…
Dialah orangnya ibu, dia yang
telah membakar surgamu
Dia yang mengaku manusia tapi tak
berperi kemanusiaan
Tapi aku takkan tinggal diam ibu,
aku akan berteriak untukmu
Kan ku teriakkan semua kebenaran
yang pernah kutelan
langkahmu tak lagi sanggup untuk
melawan percepatan
Kulitmu tak lagi kebal dari
sengatan matahari
Matamu kian redup ibu, rambutmu
pun kian putih
Ototmu mulai kaku, otakmu semakin
melemah ibu
Sudah terlalu banyak bait bait
suci yang kau rangkai dalam doamu ibu
Sudah terlalu sering kau memohon
kepadanya dalam sujud panjangmu
Tapi dia tega menginjak doa dan
mimpi mimpimu ibu,
Apa aku harus membunuhnya ibu,
agar surgamu kembali sejuk seperti dahulu
Aku tau kau tak menginginkan itu
ibu
Karna dalam mimpi-mimpimu bergema
suara Tuhan
Tapi apakah kita harus patuh
terhadap penindasan ibu ?
Hanya ada satu kata ibu, dan
mungkin kau dan mimpimu pun sama yaitu LAWAN !!!!


0 komentar