Seribu Puisi Untuk Key

02.25

Pada resah yang adalah langkahku, kau sibuk mengeja setiap jejaknya. Bukan pada langkahku kau menemukan hujan turun pelan membasahi setiap petikan kenanganmu. Pada setiap ejaan-mu-lah yang basah karena ingatan tentang perjalanan langkahku. Seindah apapun gerak tubuhku mengayun langkah, tetaplah akan menjadi samar pada titik kau tak mampu lagi mengejanya. Mungkin kau lupa, sejak awal aku adalah resah dan kau adalah tukang baca yang paling baik namun tak pernah mampu selesai membacanya. Karena tetap saja aku adalah resah yang samar kelak oleh matamu yang berbinar oleh akar masa depanmu.

You Might Also Like

1 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images