Kenangan dan tempat sabda sabda terbaring
04.55Aku selalu membakar habis kenangan
Di kepalaku selepas musim hujan
Akan ada kemarau panjang tahun ini
Kau memberi api membakar alasan alasan yang membahagiakan diri
Jari jari kaki tak lagi mau terlipat
Sepatu pemberianmu tak pernah punya ukuran tepat
Kini aku membuangnya tanpa sisa
Termasuk jejak jejak yang pernah menemuimu
Aku pernah belajar merelakan sebelum kau,
Pernah juga aku meninggalkan seperti kau
Tapi aku tak mau menjadi kenangan sepertimu
Hanya membuat sesak di dada yang selalu saja ingin pecah karenanya
Tapi kau tau?
Surga hanya milik orang orang yang punya kenangan
Sebab disanalah sabda sabda bahagia di baringkan
Sepertimu yang kini menjadi kenanganku;tidak untukku menjadi kenanganmu

0 komentar